Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah, bulan yang sangat diistimewakan oleh Allah SWT, didalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, di dalamnya penuh dengan rahmah, ampunan dan pembebasan dari api neraka, bulan yang dirindukan kedatangannya dan ditangisi kepergiannya oleh orang- orang yang shalih. Pada bulan Ramadhan inilah kaum muslimin seharusnya melakukan pengembaraan ruhani dengan mengekang nafsu syahwat dan mengisi dengan amal-amal yang mulia. Semua itu merupakan momen dan sekaligus sarana yang baik untuk mencapai puncak ketaqwaan. Dosa dan kekhilafan juga merupakan sasaran yang akan kita hapuskan dalam bulan Ramadhan ini.
Untuk mendekatkan sasaran tersebut, kiranya perlu menyambut tamu Allah SWT yang agung ini dengan mengadakan pembekalan ruhani dan pengetahuan tentang bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Diantara bekal-bekal yang harus dimiliki dalam menyongsong bulan mulia ini adalah
1. Mempersiapkan persepsi yang benar tentang bulan Ramadhan
Untuk memberikan motivasi beribadah di bulan Ramadhan dengan optimal, sebelum Ramadhan datang Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabatnya guna memberikan persepsi yang benar dan mengingatkan betapa mulianya bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang panjang Rasulullah SAW bersabda:
Dari Salman ra. Beliau berkata: Rasulullah berkhutbah ditengah-tengah kami pada akhir Sya’ban, Rasulullah bersabda: Haimanusia, telah menjelang kepada kalian bulan yang sangatagung, penuh dengan barakah, didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan dimana Allah SWT telah menjadikan puasa didalamnya sebagai puasa wajib, qiyamullailnya sunnah, barangsiapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan amalan wajib tujuh puluh kali pada bulan lainnya dst. (HR. Ibnu Huzaimah, beliau berkata: hadits ini adalah hadits shahih)
2. Membekali diri dengan ilmu yang cukup
Sasaran dari ibadah puasa adalah untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita. Untuk itu, ibadah puasa harus dilakukan dengan tatacara yang benar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Banyak orang berpuasa yang tidak mendapat apa-apa dari puasanya kecuali lapar. Dan banyak orang shalat malam, tidak mendapat apa-apa dari shalatnya kecuali begadang. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta (dalam berpuasa) dan tetap melakukannya, maka Allah SWT tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya. (HR. Bukhari)
Dari dua hadits di atas bisa disimpulkan bahwa membekali diri dengan segala ilmu yang berkaitan dengan puasa Ramadhan akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kita untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan kita melalui bulan Ramadhan yang mulia ini.
3. Melakukan persiapan jasmani dan ruhani
Sebelum masuk bulan Ramadhan, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita agar banyak melakukan ibadah puasa di bulan Sya’ban. Dengan berpuasa di bulan Sya’ban berarti kita telah mengkondisikan diri, baik dari sisi ruhiyah maupun jasadiah. Kondisi ini akan sangat positif pengaruhnya dan akan mengantarkan kita dalam menyambut Ramadhan dengan berbagai ibadah dan amalan yang disunnahkan. Di sisi lain, tidak akan terjadi lagi gejolak fisik dan proses penyesuaian terlalu lama seperti banyak terjadi pada orang yang pertama kali berpuasa, misalnya lemas, badan terasa panas, tidak bersemangat, banyak mengeluh, dsb
4. Memahami keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan diciptakan Allah SWT penuh dengan keutamaan dan kemuliaan. Maka mempelajari dan memahami keutamaan dan kemuliaan tersebut akan memotifasi kita untuk lebih meningkatkan amal ibadah kita. Diantara keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan adalah :
a. Bulan kaderisasi taqwa dan bulan diturunkannya Al Qur’an
Allah SWT berfirman :
Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agarkamu bertaqwa, (QS:AI-Baqarah:183)
Bulan Ramadhan bulan yang didalamnya diturunkan AI-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda(antara yang hak dan yang bathil) maka barang siapa mendapatkannya hendaklah iapuasa. (QS:AI-Baqarah:185)
b. Bulan paling utama, bulan penuh berkah
Rasulullah SAW bersabda:
Bulan paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling mulia adalah hari Jum’at.
Dari Ubaidah bin Sharnit, bahwa ketika Ramadhan tiba. Rasulullah bersabda: Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh berkah, pada bulan itu Allah SWT akan memberikan naungan~Nya kepada kalian, Dia turunkan rahmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan dan Dia kabulkan do’a. Pada bulan itu Allah SWT akan melihat kalian berlomba melakukan kebaikan. Allah SWT akan membanggakan kalian di depan Malaikat. Maka perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah SWT, sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapat rahmatAllah SWT. (HR. Tabrani).
c. Bulan ampunan dosa, bulan peluang emas melakukan ketaatan
Rasulullah SAW bersabda:
Antara shalat lima waktu, dari hari jum’at sampai jum’at lagi, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan dosa-dosa kecil apabila dosa-dosa besar dihindarkan. (HR. Muslim)
Barang siapa puasa karena iman dan mengharap pahala dari Allah SLVT ia akan diampuni semua dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari-Muslim)
Apabila bulan Ramadhan telah datang pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu. (HR. Bukhari-Muslim)
d. Bulan dilipatgandakannya pahala amalshalih
Rasulullah SAW bersabda:
Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan menjadi sepuluh kali lipat sampal tujuh ratus kali lipat, Allah SWTberfirman: “Kecualipuasa, puasa itu untuk Ku dan Akulah yang akan membalasnya. la tinggaikan nafsu syahwat dan makanannya semata-mata karena Aku”. Orang yang berpuasa mendapat dua kebahagiaan ketika berbuka, dan ketika berjumpa Rabb-nya. Bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah SWTIebih wangi daripada bau parfum misik.” (HR. Muslim)
Rabb-mu berkata: “Setiap perbuatan baik (di bulan Ramadhan) dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Puasa untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai dari api neraka, bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah SWT lebih wangi dari parfum misik. Apabila orang bodoh berlaku jahil kepada seseorang diantara kamu yang sedang berpuasa, maka hendaklah kamu katakan: “Saya sedang puasa.” (HR. Tirmidzi)
e. Bulan jihad dan kemenangan
Sejarah telah mencatat, bahwa pada bulan suci Ramadhan beberapa kesuksesan dan kemenangan besar diraih ummat Islam. Ini membuktikan bahwa bulan Ramadhan bukan merupakan bulan malas dan bulan lemah, tapi bulan Ramadhan adalah bulan jihad dan kemenangan.
Perang Badar yang diabadikan dalam AI-Qur’an sebagai “Yaumul Furqan”, ummat Islam meraih kemenangan besar pada tanggal 17 Ramadhan tahun 10 Hijriyah dan saat itu juga gembong kebathilan Abu Jahal terbunuh. Pada bulan Ramadhan, Fathu Makkah(pembebasan kota Makkah) yang diabadikan oleh AI-Qur’an sebagai “Fathan Mubina”, terjadi pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah.
Perang “Ain Jalut” menaklukan tentara Mongol terjadi pada bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 25 Ramadhan 658 Hijriah. Andalusia(Spanyol) ditaklukan oleh tentara Islam dibawah pimpinan Tariq bin Ziyad juga terjadi pada bulan Ramadhan, yaitu pada tanggal 28 Ramadhan 92 Hijriah.
Tanpa terasa Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Ramadhan datang setiap tahun silih berganti. Ramadhan tahun lalu telah pergi dan menjauhi kita dengan meninggalkan sejuta kesan bagi yang memanfaatkannya dengan seksama. Ramadhan kini akan datang lagi, dengan membawa beragam hikmah dan keistimewaan-keistimewaan di dalamnya. Pada setiap Ramadhan datang, kaum muslimin memuliakannya dengan ibadah, seperti: berpuasa, tadarrus Al-Qur’an, qiyamul lail, dan lain sebagainya. Hal itu kita lakukan karena kita telah menyadari akan pentingnya Ramadhan buat hidup kita.
Rasulullah SAW. bersabda: "Wahai umat manusia. Bulan yang mulia (Ramadhan) telah mengunjungi kamu, bulan penuh keberkahan. Suatu bulan yang di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih berharga dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya suatu kewajiban (fardhu), sedangkan mengisi malam-malamnya dengan kebajikan-kebajikan dan pengabdian merupakan tathawwu’ (amal-amal sunat), yang amat bernilai." (H.R. Ibnu Khuzaimah)
Ramadhan yang berkunjung sekali dalam setahun, tak salah lagi, dia merupakan suatu kesempatan bagi kaum muslimin mengejar dan berlomba dalam kebajikan. Ramadhan sebagai wadah penempa jasmani dan rohani, untuk menjadikan hidup bermanfaat. Karena itu perbanyaklah amal pagi dan petang, siang dan malam.
Adapun usaha menyantuni, mempermudah kesukaran orang lain, memudahkan yang mudah (tidak mempersukar) dan memperingan yang berat (tidak tambah diperberat), mendamaikan orang-orang bertengkar, membaca Al-Qur’an, bertasbih, bertahmid, bertakbir, berdo’a, memohon kebajikan kepada Allah SWT., mengembalikan orang yang sesat ke jalan yang benar, menunaikan tugas dengan tepat, menunaikan amanah dan bertanggung jawab, menahan diri dari mencerca dan berkata-kata yang mubazir, menahan nafsu dari keserakahan, tamak, rakus, sombong, iri hati, emosi dan berbagai sifat atau nafsu angkara murka, semuanya itu termasuk amal kebajikan yang ikut menghiasi dan memperindah Ramadhan bagi diri setiap orang yang berpuasa.
Begitu istimewanya Ramadhan ini, makanya kita perlu mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa yang menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, maka Allah mengharamkan jasadnya menyentuh api neraka."
Kegembiraan menyambut bulan suci Ramadhan tidaklah ditunjukkan dengan kegembiraan material (fisik), seperti: menyambut Ramadhan dengan makanan yang serba mewah dan lengkap, bakar petasan, bahkan ada yang menyambut bulan Ramadhan dengan pesta pora yang tidak ada manfaatnya. Na’uzubillah. Namun, kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadhan adalah dengan melatih diri (sehat fisik) dan berupaya untuk membersihkan jiwa (mental spritual) agar bisa maksimal dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan nanti.
Tips Menyambut Ramadhan
Selain kesiapan fisik (kesehatan tubuh), persiapan mental spritual (keimanan) jauh lebih penting. Untuk itu, sebelum memasuki bulan Ramadhan kita harus banyak memperbaiki hati (jiwa) kita agar senantiasa bersih. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Asy-Syams (91): 9-10. "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang mensucikan jiwanya. Dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang mengotorinya."
Hakikat dari ibadah yang kita kerjakan dalam bulan Ramadhan nanti adalah dalam rangka kebersihan jiwa (tazkiyah an-nafs) untuk betul-betul menjadi orang yang bertaqwa (muttaqin). Jadi, merugilah kita yang telah melaksanakan ibadah tapi ternyata tidak mampu untuk membersihkan jiwanya, tidak betul-betul menghayati makna substansial dari ibadah yang ia kerjakan itu.
Mudah-mudahan kita bukan orang-orang yang hanya memaknakan ibadah kita secara lahiriyah tapi betul-betul memaknainya dengan secara sebenarnya. Pada akhirnya, setiap ibadah yang telah kita kerjakan akan menghantarkan diri kita menjadi orang yang punya kesucian baik lahir maupun bathin. Hal terpenting buat kita adalah senantiasa memelihara kesucian diri, jangan sampai mengotorinya dengan perbuatan-perbuatan yang keji dan munkar. Ada beberapa hal yang bisa kita amalkan agar hati kita senantiasa bersih dan lembut dalam rangka siap mental spritual untuk menghadapi bulan Ramadhan.
Pertama, banyak mengingat Allah dalam hati dan lisan. Dengan dzikr hati bisa menjadi tentram, sehingga dapat dengan jernih melihat berbagai persoalan yang dihadapi. Allah dalam Al-Qur’an Surat Ar-Ra’du (13) : 28 berfirman : "yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram".
Kedua, membaca Al-Qur’an dan menelusuri kandungannya. Alquran memperkenalkan dirinya sebagai hudan li al-Nas (petunjuk bagi manusia). Inilah fungsi utama kehadirannya. Dalam rangka penjelasan tentang fungsi Al-Qur’an ini, Allah menegaskan: "kitab suci diturunkan untuk memberi putusan (jalan keluar) terbaik bagi problem-problem kehidupan manusia.
Ketiga, berbuat baik kepada anak-anak yatim dan faqir miskin. Inilah yang dipesankan oleh Rasulullah SAW : "jika anda ingin melunakkan hati anda maka sentuhlah kepala (sayangilah) anak yatim dan berilah makan orang miskin". (HR. Ahmad)
Keempat, banyak mengingat mati. Ketahuilah bahwa hati orang yang tenggelam dalam urusan duniawi, mengejar kesia-siaannya, dan menghambakan cinta kepada kenikmatannya yang palsu, akan lalai dari mengingat maut. Sikap lalai yang dilakukan oleh orang banyak terhadap kematian adalah akibat kurangnya perenungan dan ingatan terhadapnya. Allah Ta’ala berfirman : "katakanlah, sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu". {Q.S. Al-Jumu’ah (62): 8}
Kelima, senantiasa instropeksi diri. Manusia yang baik adalah yang senantiasa mengevaluasi amal yang sudah dikerjakannya pada masa lalu dalam rangka kehati-hatian berbuat untuk peningkatan kualitas amalnya ke depan. Dalam Al-Qur’an Surat al-Hasyar (59): 18 dijelaskan: " Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mengevaluasi setiap apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerakan".
Kesadaran kita akan kelalaian dalam beribadah pada bulan suci Ramadhan yang lalu akan menghantarkan kita untuk lebih berhati-hati dan berbuat maksimal dalam beribadah pada bulan suci Ramadhan kali ini.
Penutup
Nabi Muhammad SAW. mengingatkan: "Berapa banyak orang yang melaksanakan ibadah puasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja." Hadits ini menunjukkan bahwa kesiapan mental spritual (ruhaniyah) harus sejak hari ini dilakukan, sehingga pelaksanaan ibadah pada bulan Ramadhan nanti betul-betul mendapatkan berkah dan ridho dari Allah SWT.
Marilah kita ucapkan: "Marhaban Ya Ramadhan" (Selamat datang bulan Ramdhan)-sembari bersiap diri baik secara fisik dan juga mental spritual. Mudah-mudahan kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT. untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba. Amin.
DAFTAR ISI
login disini
Masukkan username dan password untuk login ke blog anda
Selasa, 19 Juli 2011
Sabtu, 16 Juli 2011
Qolbul QUR'AN
Bismillahirokhmanirokhim
Alhamdullillahirobbil alamin.washolatu wassalam ala asropil mursalin.sayidinna muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain(ama ba'du)
Marhaban ya romadho marhaban ya romadhon.
Maka ini adalah suatu paedah mujarobat dan telah terbukti dg nyata hasiatnya dari membaca qolbul qur'an tanpa ada keraguan,
yaitu menyatakan hasiatnya qolbul qur'an
Qolbul Qur'an artinya hatinya al qur'an atau saripatinya al qur'an.
Qolbul qur'an ini mempunyai rupa rupa hasiat dan mangpaat yg bnyak sehingga tidak dapat di hitung dan diantaranya adalah sebagaimana telah disabdakan oleh ROSSULULLAH SOLOHU ALAIHI WASALLAM;
AL QUR'AN itu ada tiga puluh zuj dan jumlah surat ada seratus empat belas surat, dan di dalam tiap tiap surat yg empat 114 itu ada kolbunya artinya ada hatinya atau saripatinya maka siapa saja yg membaca semua hati tiap tiap surat itu maka pahalanya sama dengan hatam al qur'an sebanyak seribu kali dan sama dengan ibadah haji dan umrohnya
dan sama dengan sodaqoh mas sebesar gunung uhud,
dan juga siapa saja yg menulis qolbul qur'an atau menyimpanya saja dirumahnya maka orang itu haram masuk neraka dan diampuni segala dosanya dan di kabulkan segala maksud dan cita citanya,
dan kalau ditulis qolbul qur'an iniemudian di bawa tulisanya dg niat TABAROK(minta kpd ALLAH SWT akan keberkahanya) maka ALLAH SWT akan memerintahkan malaikat hapadoh untuk melindungi orang itu dari segala mara bahaya dan balayi.
Dan juga selain dari pada itu ada lagi lima puluh satu hasiatyg penting sekali bagi orang yg membaca QOLBUL QUR'AN yaitu
1.Di panjangkan umur
2.di sehatkan badan orang yg sakit sakitan atau punya penyakit yg sukar sembuhnya maka bacalah QOLBUL QUR'AN ini dg mudawamah artinya dawam terus menerus,maka dg keberkahanya qolbul qur'an ini ALLAH SWT akan memberi kesehatan dari penyakit itu
3. di dalam iman islam sampai mati husnul khotimah
4.di jadikan orang yg berkelakuan baik
5.murah rejeki dilancarkan kasab dan usahanya
6.di lapangkan dadanya(sabar dan selalu berjiwa besar)
7.digampakan dalam segala kebaikan dan di jauhkan dari segala keburukan
8.di hasilkan usah dan tujuanya
9.di beri kenikmatan yg banyak
10.Diberi kemulyaan orang yg ingin punya keinginan naik pangkat atau jabatan,bacalah Qolbul qur'an ini dg mudawamah sekali atau tiap tiap habis sholat yg lima waktu niscaya ALLAH SWT akan memberi pangkat yg diinginkan dg sebab keberkahan qolbul qur'an
11.akan terbuka hatinya kpd ibadah
12.di beri tauhid dan ma'ripat kpd ALLAH SWT
13.di selamatkan dari siksa kubur
14.selamat pd waktu melewati sirotol mustakim
15.dimasukan kedalam golongan mutaqin muhibin yaitu orang yg cinta kepada ALLAH TAALA dan ROSSULNYA
16.Diberi dari anwarulhakkikot
17.Di ijabah duanya
18.selamat dunia dan akhirat
19.Diberi kesenangan dunia dan akhirat
20.Segala permintaanya dan tujuanya slaludi sertai hidayahpetunjuk dari ALLOH SUBHANAAWATAA,LA
21.Dibri taupik dan hidayah yg sempurna
22.Diberi keberkahan khowas yaitu keberkahan para sholihin dan khowasil khowasi yaitu keberkahan para auliya ALLOH SWT
23.Akan mendapat keimanan serta nur rtihani
24akan mendapat keimanan goibul ghoibirhobani
25.akan mendaopat keimanan amal soleh hati dan ruhani
26.Diberi tauhid bersih hati,bisa tawakal,diberi keyakinan yg kuat,dan bisa juhud didlm harta benda dunia dan bisa waro artinya artinya bisa menjauhi maksiat dan subhat,dan taqwa yg benar,dan bisa hidup dg konaah artinya ridho dg apa adanya dan bisa mujahadah artinya bisa memerangi hawa napsu
27.akan mendapat keberkahan issrokisirriljismaniyah
28.akan mendapat keberkahan issroksirrilrokhaniyah
29.akan mendapat keberkahan Al assroli robaniyah
30.akan mendapat keberkahan apdolil kholikoti insaniyah
31.akan mendapat keberkahn hojja,innilulumil,istipaiyyah
32.akan mendapat keberkahan albahjati ssaniyyah
33.akan mendapat keberkahan Ru,batil alliyah
34.akan mendapat keberkahan hujjah
35.akan mendapat keberkahan dari segala godaan dg rohmat
36.akan mendapat keberkahn torikotissaria,at
37.akan mendapat keberkahan attorikoti bimassahadanka ya,ni akan mendapat keberkahan orang orang yang sudah musahadah akan awalimul guyub
38.akan mendapat keberkahan nurulloh ta,ala
39.akan mendapat keberkahan kallamullah ta,ala
40.akan mendapat keberkahan Amrullah ta,ala
41akan mendapat keberkahan hukmullah
42.akan mendapat keberkahan tawaqaltu alallah
43.akan mendapat keberkah tahassantu bihopi,i lutpillah
44.akan mendapat keberkhahan jamili sitrillah
45.akan mendapat keberkahanputuhi ssirrillah
46.akan mendapat keberkahan ladiniyah dan mukasapah
47.akan mendapat keberkahanpertolongan dohir dan batin
48.akan di beri anak cucu yg ber ilmuwaladu solihun yadu,lah
49.akan bisa istiqomah
50.akan di beri kehidupan yg tentram dan damai keluarga yg sakinah baeti jannati
51.akan di beri mahabah umur ya,ni akan di senangi oleh setiap orang
wa,Allahu subhanahuwa ta,ala a,lamu
Subhanalloh betapa besar sekali mangpaat dengan membaca qolbul qur"an"sungguh paedah yg tiada terhinnga dan lebih berdawam membaca alqur"an yg seratus empat bellas surat itu atau 30 juj betapa besar sekali mangpaatnya bila kita selalu dawam bidarsi,bagi soudaraku kaum muslimin muslimat yg selalu di mulyakan ALLOH SWT bila ada diantara saudaraku yg berminat dg qolbu qur"an ini anda bs mengirim email ke attadhiya@gmail com kami akan memberikanya secara gratis,photokopy karena kami tdk menjual belikan dan tdk tahu tokonya dimana,semoga bermangfaat adapun doa qolbul qur'an akan kami sunting dalam tulisan latin mohon maaf karena komputer kami tdk suport bhs arab/tulisan arab HALAMAN 1HALAMAN 2
HALAMAN 3
HALAMANM 4
HALAMAN 5
HALAMAN 6
HALAMAN 7
HALAMAN 8
HALAMAN 9
HALAMAN 10
Alhamdullillahirobbil alamin.washolatu wassalam ala asropil mursalin.sayidinna muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain(ama ba'du)
Marhaban ya romadho marhaban ya romadhon.
Maka ini adalah suatu paedah mujarobat dan telah terbukti dg nyata hasiatnya dari membaca qolbul qur'an tanpa ada keraguan,
yaitu menyatakan hasiatnya qolbul qur'an
Qolbul Qur'an artinya hatinya al qur'an atau saripatinya al qur'an.
Qolbul qur'an ini mempunyai rupa rupa hasiat dan mangpaat yg bnyak sehingga tidak dapat di hitung dan diantaranya adalah sebagaimana telah disabdakan oleh ROSSULULLAH SOLOHU ALAIHI WASALLAM;
AL QUR'AN itu ada tiga puluh zuj dan jumlah surat ada seratus empat belas surat, dan di dalam tiap tiap surat yg empat 114 itu ada kolbunya artinya ada hatinya atau saripatinya maka siapa saja yg membaca semua hati tiap tiap surat itu maka pahalanya sama dengan hatam al qur'an sebanyak seribu kali dan sama dengan ibadah haji dan umrohnya
dan sama dengan sodaqoh mas sebesar gunung uhud,
dan juga siapa saja yg menulis qolbul qur'an atau menyimpanya saja dirumahnya maka orang itu haram masuk neraka dan diampuni segala dosanya dan di kabulkan segala maksud dan cita citanya,
dan kalau ditulis qolbul qur'an iniemudian di bawa tulisanya dg niat TABAROK(minta kpd ALLAH SWT akan keberkahanya) maka ALLAH SWT akan memerintahkan malaikat hapadoh untuk melindungi orang itu dari segala mara bahaya dan balayi.
Dan juga selain dari pada itu ada lagi lima puluh satu hasiatyg penting sekali bagi orang yg membaca QOLBUL QUR'AN yaitu
1.Di panjangkan umur
2.di sehatkan badan orang yg sakit sakitan atau punya penyakit yg sukar sembuhnya maka bacalah QOLBUL QUR'AN ini dg mudawamah artinya dawam terus menerus,maka dg keberkahanya qolbul qur'an ini ALLAH SWT akan memberi kesehatan dari penyakit itu
3. di dalam iman islam sampai mati husnul khotimah
4.di jadikan orang yg berkelakuan baik
5.murah rejeki dilancarkan kasab dan usahanya
6.di lapangkan dadanya(sabar dan selalu berjiwa besar)
7.digampakan dalam segala kebaikan dan di jauhkan dari segala keburukan
8.di hasilkan usah dan tujuanya
9.di beri kenikmatan yg banyak
10.Diberi kemulyaan orang yg ingin punya keinginan naik pangkat atau jabatan,bacalah Qolbul qur'an ini dg mudawamah sekali atau tiap tiap habis sholat yg lima waktu niscaya ALLAH SWT akan memberi pangkat yg diinginkan dg sebab keberkahan qolbul qur'an
11.akan terbuka hatinya kpd ibadah
12.di beri tauhid dan ma'ripat kpd ALLAH SWT
13.di selamatkan dari siksa kubur
14.selamat pd waktu melewati sirotol mustakim
15.dimasukan kedalam golongan mutaqin muhibin yaitu orang yg cinta kepada ALLAH TAALA dan ROSSULNYA
16.Diberi dari anwarulhakkikot
17.Di ijabah duanya
18.selamat dunia dan akhirat
19.Diberi kesenangan dunia dan akhirat
20.Segala permintaanya dan tujuanya slaludi sertai hidayahpetunjuk dari ALLOH SUBHANAAWATAA,LA
21.Dibri taupik dan hidayah yg sempurna
22.Diberi keberkahan khowas yaitu keberkahan para sholihin dan khowasil khowasi yaitu keberkahan para auliya ALLOH SWT
23.Akan mendapat keimanan serta nur rtihani
24akan mendapat keimanan goibul ghoibirhobani
25.akan mendaopat keimanan amal soleh hati dan ruhani
26.Diberi tauhid bersih hati,bisa tawakal,diberi keyakinan yg kuat,dan bisa juhud didlm harta benda dunia dan bisa waro artinya artinya bisa menjauhi maksiat dan subhat,dan taqwa yg benar,dan bisa hidup dg konaah artinya ridho dg apa adanya dan bisa mujahadah artinya bisa memerangi hawa napsu
27.akan mendapat keberkahan issrokisirriljismaniyah
28.akan mendapat keberkahan issroksirrilrokhaniyah
29.akan mendapat keberkahan Al assroli robaniyah
30.akan mendapat keberkahan apdolil kholikoti insaniyah
31.akan mendapat keberkahn hojja,innilulumil,istipaiyyah
32.akan mendapat keberkahan albahjati ssaniyyah
33.akan mendapat keberkahan Ru,batil alliyah
34.akan mendapat keberkahan hujjah
35.akan mendapat keberkahan dari segala godaan dg rohmat
36.akan mendapat keberkahn torikotissaria,at
37.akan mendapat keberkahan attorikoti bimassahadanka ya,ni akan mendapat keberkahan orang orang yang sudah musahadah akan awalimul guyub
38.akan mendapat keberkahan nurulloh ta,ala
39.akan mendapat keberkahan kallamullah ta,ala
40.akan mendapat keberkahan Amrullah ta,ala
41akan mendapat keberkahan hukmullah
42.akan mendapat keberkahan tawaqaltu alallah
43.akan mendapat keberkah tahassantu bihopi,i lutpillah
44.akan mendapat keberkhahan jamili sitrillah
45.akan mendapat keberkahanputuhi ssirrillah
46.akan mendapat keberkahan ladiniyah dan mukasapah
47.akan mendapat keberkahanpertolongan dohir dan batin
48.akan di beri anak cucu yg ber ilmuwaladu solihun yadu,lah
49.akan bisa istiqomah
50.akan di beri kehidupan yg tentram dan damai keluarga yg sakinah baeti jannati
51.akan di beri mahabah umur ya,ni akan di senangi oleh setiap orang
wa,Allahu subhanahuwa ta,ala a,lamu
Subhanalloh betapa besar sekali mangpaat dengan membaca qolbul qur"an"sungguh paedah yg tiada terhinnga dan lebih berdawam membaca alqur"an yg seratus empat bellas surat itu atau 30 juj betapa besar sekali mangpaatnya bila kita selalu dawam bidarsi,bagi soudaraku kaum muslimin muslimat yg selalu di mulyakan ALLOH SWT bila ada diantara saudaraku yg berminat dg qolbu qur"an ini anda bs mengirim email ke attadhiya@gmail com kami akan memberikanya secara gratis,photokopy karena kami tdk menjual belikan dan tdk tahu tokonya dimana,semoga bermangfaat adapun doa qolbul qur'an akan kami sunting dalam tulisan latin mohon maaf karena komputer kami tdk suport bhs arab/tulisan arab HALAMAN 1HALAMAN 2
HALAMAN 3
HALAMANM 4
HALAMAN 5
HALAMAN 6
HALAMAN 7
HALAMAN 8
HALAMAN 9
HALAMAN 10
Doa dan amalan di malam NISFU SA'BAN
Bismillahhirrohmanirrohim
Allahumma yaa dzalmanni wa laa yumunnu `alaika yaadzaljalaali wal ikraami, yadzaath thouli wal in`aami, laa ilaaha illaa anta zhahrallajiinaa, wajaaral mustajiiriina, wa amaanal khaaifiina. Allahumma inkunta katabtanii indaka fii ummil kitaabi syakiyyan au mahruuman au mathruudan au muqattaran `alayya firriziqi famhullaahumma bifadhlika fii ummil kitaabi syaqaawatii wa hirmaanii wathardii wa iqtaara rizqii wa atasbitnii `indaka fii ummil kitaabi sa`iidam marzuuqan muwawaffaqal lil khairaati, fa innaka qulta wa qaulukal haqqu, fii kitabikal munzali, `alaa nabiyyikal mursali, yamhullaahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi ilaahi bittajalli a`zhami fii lailatin nishfi min syahri sya`baanal mukaraamil latii yufraqu fiiha kullu amrin hakiimin wa yubramu, ishrif `annii minal balaai maa a`lamu wa maa laa alamu wa anta `allaamul ghuyuubi, birahmatika yaa arhamarraahimiin, washallallaahu `alaa sayyidinaa Muhammadiw wa `alaa aalihii washahbihii wasallam. Aamiin.
Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada yang bisa memberi nikmat kepada-Mu. ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan, pemilik kekayaan dan pemberi nikmat, tiada Tuhanyang patut di sembah melainkan Engkau. Engkaulah tempat bersandar dan berlindung dan kepada Mulah tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, sekiranya engkau menulis dalam buku besar-Mu, bahwa orang yang tidak berbahagia yang sangat terbatas mendapat nikmat, yang di jauhkan dari-Mu, atau yang disempitkan dalam mendapat rezeki, maka aku memohon dengan karunia-Mu, semoga Engkau pindahkan aku ke dalam golonga orang-orang yang berbahagia, luas rezeki serta diberi petunjuk kepada kebijakan. Sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Kitab-Mu benar, yang berbunyi, Allah mengubah dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan pada-Nya sumber kitab.
Ya Allah! Dengan Tajalli-Mu Yang Maha Besar, pada malam Nisfu Sya`ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga dijauhkan dari bencana, baik yang aku ketahui, maupun yang tidak aku ketahui. Engkaulah yany Maha mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Aku selalu berharap limpahan rachmad-Mu ya Allah Yang Maha Pengasih, dan semoga salawat Allah selalu dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, keluarga, dan para sahabatnya. Ya Allah, kabulkanlah Do`a kami.
Doa Nisfu syaban dan amalan di dalamnya
Bismilahir Rahmanir Rahiim
Malam Nishfu 15 Sya’ban 1430 jatuh pada Rabu malam 05 Agustus 2009, atau Kamis malam 06 Agustus menurut perhitungan kalender Jawa.
Amalan-Amalan utama di malam Nishfu Sya’ban, antara lain sebagai berikut:
Pertama: Mandi sunnah saat ghurub matahari (tenggelam matahari). Manfaatnya agar dosa-dosa kita diringankan oleh Allah swt.
Kedua: Menghidupkan malam ini dengan shalawat, doa dan istighfar.
Ketiga: Ziarah atau membaca doa ziarah kepada Imam Husein cucu Rasulullah saw. Ziarah ini merupakan amalan yang paling utama pada malam Nishfu Sya’ban, dan menjadi penyebab dosa-dosa diampuni.
Dalam suatu hadis disebutkan:
“Barangsiapa yang ingin berjabatan tangan dengan ruh para Nabi, maka hendaknya berziarah kepada Al-Husein (sa) malam ini. Ziarah yang paling singkat mengucapkan salam kepadanya, yaitu:
اَلسَّلامُ عَلَيْكَ يا اَبا عَبْدِ اللهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاتُهُ
Assalâmu’alaika yâ Abâ ‘Abdillâh, assalâmu’aika wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Salam atasmu wahai Aba Abdillah, semoga rahmat dan keberkahan Allah tercurahkan padamu.
Keempat: Membaca shalawat yang dibaca setiap matahari tergelincir.
Kelima: Membaca doa Kumail.
Keenam: Membaca zikir berikut, masing-masing (100 kali), agar Allah mengampuni dosa-dosa yang lalu dan memperkenankan hajat-hajat dunia dan akhirat:
Subhânallâh
Alhamdulillâh
Lailâha illallâh
Allâhu Akbar
Ketujuh: Melakukan shalat dua rakaat setelah Isya’. Rakaat pertama membaca surat Fatihah dan surat Al-Kafirun (sekali), rakaat kedua membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (sekali). Kemudian setelah salam membaca zikir berikut masing-masing (33 kali):
Subhânallâh
Alhamdulillâh
Allâhu Akbar
Kemudian membaca doa keempat, lihat di bagian doa-doa di malam Nishfu Sya’ban.
Kemudian sujud sambil membaca zikir berikut:
Yâ Rabbi (20 kali)
Yâ Allâh (7 kali)
Lâ hawla wa lâ quwwata illâ billâh (7 kali)
Mâ syâa Allâh (10 kali)
Lâ quwwata illâ billâh (10 kali)
Kemudian membaca shalawat kepada Nabi dan keluarganya, lalu sampaikan hajat yang diinginkan, niscaya Allah memenuhinya dengan kemulian dan karunia-Nya.
Kedelapan: Membaca doa pada dini hari, doa kelima, lihat di bagian doa-doa pada malam Nishfu Sya’ban.
Kesembilan: Berdoa setiap selesai dua rakaat dalam shalat malam, shalat syafa’ dan shalat witir.
Kesepuluh: Sujud pada pertengahan malam sambil berdoa sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw, yaitu:
Sajada laka sawâdî wa khayâlî, wa âmana bika fuâdî, hâdzihi yadâya wa mâ janaytuhu ‘alâ nafsî, yâ ‘Azhîmu turjâ likulli ‘azhîm, ighfirliyal ‘azhîm fainnahu lâ yaghfirudz dzanbal ‘azhîm illar rabbul ‘azhîm.
Kepada-Mu tunduk semua keinginan dan khalayalanku, dengan-Mu merasa aman hatiku. Inilah kedua tanganku dan segala kezalimanku pada diriku, wahai Yang Maha Besar, Engkaulah yang diharapkan untuk semua keperluan yang besar, maka ampuni dosaku yang besar, sesungguhnya tak akan ada yang dapat mengampuni dosa yang besar kecuali Tuhan Yang Maha Besar.
Bismilahir Rahmanir rahiim
A’ûdzu binûri wajhikal ladzî adhâat lahus samâwâtu wal-aradhûna, wankasyafat lahuzh zhulumâtu, wa shalaha ‘alayhi amrul awwalîna wal-âkhirîn, min fuj-ati niqmatika, wa in tahwîli ‘âfiyatika, wa min zawâli ni’matika. Allâhummarzuqnî qalban taqiyyan naqiyyâ, wa minasy syirki bariyyâ lâ kâfiran wa lâ syaqiyyâ.
Aku berlindung dengan cahaya wajah-Mu, yang karenanya langit dan bumi bercahaya, karenanya kegelapan tersingkap, dan karenanya urusan orang-orang terdahulu dan belakangan menjadi maslahat, dari datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, berubahnya keselamatan-Mu, dan hilangnya nikmat-Mu. Ya Allah, karuniakan padaku hati yang suci dan bersih, suci dari kemusyrikan, tidak ingkar dan tidak celaka.
Kemudian menempelkan pipi ke tempat sujud seraya mengucapkan:
‘Affartu wajhî fit turâbi, wa huqqalî an asjuda laka.
Kulumaskan wajahku di tempat sujud ini, dan sudah selayaknya bagiku untuk sujud kepada-Mu
Rasulullah saw bersabda:
“…Wahai jiwa yang bernafas panjang, tahukah kamu malam ini? Malam ini adalah malam nishfu Sya’ban, di dalamnya rizki dibagikan, di dalamnya ajal dicatat. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya malam ini…, dan Dia menurunkan para malaikat-Nya ke bumi Mekkah.” (Mafatihul Jinan, bab 1, pasal 2)
Kesebelas: Melakukan shalat Tasbih. Shalat ini dikenal dengan nama shalat Ja’far Ath-Thayyar.
Kedua belas: Melakukan shalat empat rakaat, setiap rakaat membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (100 kali). Setelah salam membaca:
Allâhumma innî ilayka faqîrun, wa min ‘adzâbika khâifun mustajîr. Allâhumma lâ tubaddil ismî, wa lâ tughayyir jismî, wa lâ tajhad balâî, wa lâ tusymitbî a’dâî. A’ûdzu bi’afwika min ‘iqâbika, wa a’ûdzu birahmatika min ‘adzâbika, wa a’ûdzu biridhâka min sakhathika, wa a’ûdzu bika minka. Jalla tsanâuka, Anta kamâ atsnayta ‘alâ nafsika wa fawqa mâ yaqûlul qâilûn
Ya Allah, aku butuh kepada-Mu, aku taku pada siksa-Mu, aku memohon perlindungan-Mu. Ya Allah, jangan ganti namaku, jangan rubah fisikku, jangan beratkan ujianku, jangan bahagiakan musuh-musuhku dengan penderitaanku. Aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan rahmat-Mu dari azab-Mu, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, aku berlindung dengan-Mu dari-Mu. Maha agung puji-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu di atas pujian yang diucapkan oleh orang-orang yang memuji.
Wa may yatawakkal ‘alallâhi fahuwa hasbuh, innallâha bâlighu amrihi qad ja’alallâhu likulli syay-in qadrâ.
Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, cukuplah Dia sebagai pelindung, sesungguhnya Allah menyampaikan urusan-Nya, Allah telah menetukan takdir bagi setiap sesuatu.
Allâhumma illam takun ghafarta lanâ fîmâ madha min sya’bân faghfir lanâ fîmâ baqiya minhu.
Ya Allah, jika Engkau belum mengampuni kami di hari-hari berlalu di bulan Sya’ban, maka ampuni kami pada hari-hari Sya’ban berikutnya.
Ketiga belas: Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa melakukan shalat seratus rakaat pada malam ini memiliki keutamaan yang banyak. Caranya: setiap rakaat membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (10 kali). Atau membaca surat Al-Fatihah dan surat Yasin, Surat Tabarak dan surat Al-Ikhlash.
Keempat belas: membaca doa-doa di malam Nishfu Sya’ban
Hari Nishfu Sya’ban (15 Sya’ban) adalah hari raya yang mulia bagi para pengikut Ahlul bait Nabi saw, hari lahirnya Shahibuz zaman imam Mahdi Al-Muntazhar (‘Ajjalallahu farajahu).
(Disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân, bab 2, pasal 2)
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم
Allahumma yaa dzalmanni wa laa yumunnu `alaika yaadzaljalaali wal ikraami, yadzaath thouli wal in`aami, laa ilaaha illaa anta zhahrallajiinaa, wajaaral mustajiiriina, wa amaanal khaaifiina. Allahumma inkunta katabtanii indaka fii ummil kitaabi syakiyyan au mahruuman au mathruudan au muqattaran `alayya firriziqi famhullaahumma bifadhlika fii ummil kitaabi syaqaawatii wa hirmaanii wathardii wa iqtaara rizqii wa atasbitnii `indaka fii ummil kitaabi sa`iidam marzuuqan muwawaffaqal lil khairaati, fa innaka qulta wa qaulukal haqqu, fii kitabikal munzali, `alaa nabiyyikal mursali, yamhullaahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi ilaahi bittajalli a`zhami fii lailatin nishfi min syahri sya`baanal mukaraamil latii yufraqu fiiha kullu amrin hakiimin wa yubramu, ishrif `annii minal balaai maa a`lamu wa maa laa alamu wa anta `allaamul ghuyuubi, birahmatika yaa arhamarraahimiin, washallallaahu `alaa sayyidinaa Muhammadiw wa `alaa aalihii washahbihii wasallam. Aamiin.
Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada yang bisa memberi nikmat kepada-Mu. ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan, pemilik kekayaan dan pemberi nikmat, tiada Tuhanyang patut di sembah melainkan Engkau. Engkaulah tempat bersandar dan berlindung dan kepada Mulah tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, sekiranya engkau menulis dalam buku besar-Mu, bahwa orang yang tidak berbahagia yang sangat terbatas mendapat nikmat, yang di jauhkan dari-Mu, atau yang disempitkan dalam mendapat rezeki, maka aku memohon dengan karunia-Mu, semoga Engkau pindahkan aku ke dalam golonga orang-orang yang berbahagia, luas rezeki serta diberi petunjuk kepada kebijakan. Sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Kitab-Mu benar, yang berbunyi, Allah mengubah dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan pada-Nya sumber kitab.
Ya Allah! Dengan Tajalli-Mu Yang Maha Besar, pada malam Nisfu Sya`ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga dijauhkan dari bencana, baik yang aku ketahui, maupun yang tidak aku ketahui. Engkaulah yany Maha mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Aku selalu berharap limpahan rachmad-Mu ya Allah Yang Maha Pengasih, dan semoga salawat Allah selalu dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, keluarga, dan para sahabatnya. Ya Allah, kabulkanlah Do`a kami.
Doa Nisfu syaban dan amalan di dalamnya
Bismilahir Rahmanir Rahiim
Malam Nishfu 15 Sya’ban 1430 jatuh pada Rabu malam 05 Agustus 2009, atau Kamis malam 06 Agustus menurut perhitungan kalender Jawa.
Amalan-Amalan utama di malam Nishfu Sya’ban, antara lain sebagai berikut:
Pertama: Mandi sunnah saat ghurub matahari (tenggelam matahari). Manfaatnya agar dosa-dosa kita diringankan oleh Allah swt.
Kedua: Menghidupkan malam ini dengan shalawat, doa dan istighfar.
Ketiga: Ziarah atau membaca doa ziarah kepada Imam Husein cucu Rasulullah saw. Ziarah ini merupakan amalan yang paling utama pada malam Nishfu Sya’ban, dan menjadi penyebab dosa-dosa diampuni.
Dalam suatu hadis disebutkan:
“Barangsiapa yang ingin berjabatan tangan dengan ruh para Nabi, maka hendaknya berziarah kepada Al-Husein (sa) malam ini. Ziarah yang paling singkat mengucapkan salam kepadanya, yaitu:
اَلسَّلامُ عَلَيْكَ يا اَبا عَبْدِ اللهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاتُهُ
Assalâmu’alaika yâ Abâ ‘Abdillâh, assalâmu’aika wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Salam atasmu wahai Aba Abdillah, semoga rahmat dan keberkahan Allah tercurahkan padamu.
Keempat: Membaca shalawat yang dibaca setiap matahari tergelincir.
Kelima: Membaca doa Kumail.
Keenam: Membaca zikir berikut, masing-masing (100 kali), agar Allah mengampuni dosa-dosa yang lalu dan memperkenankan hajat-hajat dunia dan akhirat:
Subhânallâh
Alhamdulillâh
Lailâha illallâh
Allâhu Akbar
Ketujuh: Melakukan shalat dua rakaat setelah Isya’. Rakaat pertama membaca surat Fatihah dan surat Al-Kafirun (sekali), rakaat kedua membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (sekali). Kemudian setelah salam membaca zikir berikut masing-masing (33 kali):
Subhânallâh
Alhamdulillâh
Allâhu Akbar
Kemudian membaca doa keempat, lihat di bagian doa-doa di malam Nishfu Sya’ban.
Kemudian sujud sambil membaca zikir berikut:
Yâ Rabbi (20 kali)
Yâ Allâh (7 kali)
Lâ hawla wa lâ quwwata illâ billâh (7 kali)
Mâ syâa Allâh (10 kali)
Lâ quwwata illâ billâh (10 kali)
Kemudian membaca shalawat kepada Nabi dan keluarganya, lalu sampaikan hajat yang diinginkan, niscaya Allah memenuhinya dengan kemulian dan karunia-Nya.
Kedelapan: Membaca doa pada dini hari, doa kelima, lihat di bagian doa-doa pada malam Nishfu Sya’ban.
Kesembilan: Berdoa setiap selesai dua rakaat dalam shalat malam, shalat syafa’ dan shalat witir.
Kesepuluh: Sujud pada pertengahan malam sambil berdoa sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw, yaitu:
Sajada laka sawâdî wa khayâlî, wa âmana bika fuâdî, hâdzihi yadâya wa mâ janaytuhu ‘alâ nafsî, yâ ‘Azhîmu turjâ likulli ‘azhîm, ighfirliyal ‘azhîm fainnahu lâ yaghfirudz dzanbal ‘azhîm illar rabbul ‘azhîm.
Kepada-Mu tunduk semua keinginan dan khalayalanku, dengan-Mu merasa aman hatiku. Inilah kedua tanganku dan segala kezalimanku pada diriku, wahai Yang Maha Besar, Engkaulah yang diharapkan untuk semua keperluan yang besar, maka ampuni dosaku yang besar, sesungguhnya tak akan ada yang dapat mengampuni dosa yang besar kecuali Tuhan Yang Maha Besar.
Bismilahir Rahmanir rahiim
A’ûdzu binûri wajhikal ladzî adhâat lahus samâwâtu wal-aradhûna, wankasyafat lahuzh zhulumâtu, wa shalaha ‘alayhi amrul awwalîna wal-âkhirîn, min fuj-ati niqmatika, wa in tahwîli ‘âfiyatika, wa min zawâli ni’matika. Allâhummarzuqnî qalban taqiyyan naqiyyâ, wa minasy syirki bariyyâ lâ kâfiran wa lâ syaqiyyâ.
Aku berlindung dengan cahaya wajah-Mu, yang karenanya langit dan bumi bercahaya, karenanya kegelapan tersingkap, dan karenanya urusan orang-orang terdahulu dan belakangan menjadi maslahat, dari datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, berubahnya keselamatan-Mu, dan hilangnya nikmat-Mu. Ya Allah, karuniakan padaku hati yang suci dan bersih, suci dari kemusyrikan, tidak ingkar dan tidak celaka.
Kemudian menempelkan pipi ke tempat sujud seraya mengucapkan:
‘Affartu wajhî fit turâbi, wa huqqalî an asjuda laka.
Kulumaskan wajahku di tempat sujud ini, dan sudah selayaknya bagiku untuk sujud kepada-Mu
Rasulullah saw bersabda:
“…Wahai jiwa yang bernafas panjang, tahukah kamu malam ini? Malam ini adalah malam nishfu Sya’ban, di dalamnya rizki dibagikan, di dalamnya ajal dicatat. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya malam ini…, dan Dia menurunkan para malaikat-Nya ke bumi Mekkah.” (Mafatihul Jinan, bab 1, pasal 2)
Kesebelas: Melakukan shalat Tasbih. Shalat ini dikenal dengan nama shalat Ja’far Ath-Thayyar.
Kedua belas: Melakukan shalat empat rakaat, setiap rakaat membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (100 kali). Setelah salam membaca:
Allâhumma innî ilayka faqîrun, wa min ‘adzâbika khâifun mustajîr. Allâhumma lâ tubaddil ismî, wa lâ tughayyir jismî, wa lâ tajhad balâî, wa lâ tusymitbî a’dâî. A’ûdzu bi’afwika min ‘iqâbika, wa a’ûdzu birahmatika min ‘adzâbika, wa a’ûdzu biridhâka min sakhathika, wa a’ûdzu bika minka. Jalla tsanâuka, Anta kamâ atsnayta ‘alâ nafsika wa fawqa mâ yaqûlul qâilûn
Ya Allah, aku butuh kepada-Mu, aku taku pada siksa-Mu, aku memohon perlindungan-Mu. Ya Allah, jangan ganti namaku, jangan rubah fisikku, jangan beratkan ujianku, jangan bahagiakan musuh-musuhku dengan penderitaanku. Aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan rahmat-Mu dari azab-Mu, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, aku berlindung dengan-Mu dari-Mu. Maha agung puji-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu di atas pujian yang diucapkan oleh orang-orang yang memuji.
Wa may yatawakkal ‘alallâhi fahuwa hasbuh, innallâha bâlighu amrihi qad ja’alallâhu likulli syay-in qadrâ.
Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, cukuplah Dia sebagai pelindung, sesungguhnya Allah menyampaikan urusan-Nya, Allah telah menetukan takdir bagi setiap sesuatu.
Allâhumma illam takun ghafarta lanâ fîmâ madha min sya’bân faghfir lanâ fîmâ baqiya minhu.
Ya Allah, jika Engkau belum mengampuni kami di hari-hari berlalu di bulan Sya’ban, maka ampuni kami pada hari-hari Sya’ban berikutnya.
Ketiga belas: Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa melakukan shalat seratus rakaat pada malam ini memiliki keutamaan yang banyak. Caranya: setiap rakaat membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (10 kali). Atau membaca surat Al-Fatihah dan surat Yasin, Surat Tabarak dan surat Al-Ikhlash.
Keempat belas: membaca doa-doa di malam Nishfu Sya’ban
Hari Nishfu Sya’ban (15 Sya’ban) adalah hari raya yang mulia bagi para pengikut Ahlul bait Nabi saw, hari lahirnya Shahibuz zaman imam Mahdi Al-Muntazhar (‘Ajjalallahu farajahu).
(Disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân, bab 2, pasal 2)
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم
Langganan:
Postingan (Atom)
WELLCOME
Entri Populer
-
Bismillahirokhmanirokhim Alhamdullillahirobbil alamin.washolatu wassalam ala asropil mursalin.sayidinna muhammadin wa ala alihi wasohbihi...
-
Come reminisce with a light ball game for pc. Online gaming does not become saturated with a very soft balls no strings attached download he...
-
Free Islamic Powerpoint Backgrounds - Muslim Theme





